Selasa, 25 November 2014

netralitas media?

Melipir sebentar ke blog di sela-sela waktu kosong, sekedar ingin memberi opini tentang netralitas media. Mendengar kata netralitas langsung terlintas di benak saya, "tidak memihak". Lalu bagaimana dengan media? sudah pasti itu tentang channel atau saluran yang berfungsi untuk menyampaikan informasi atau pesan kepada individu, kelompok atau masyarakat secara luasnya. Apabila kedua kata tersebut dipadankan sebagai "netralitas media" maka ia memiliki pengertian yang lebih mendalam daripada itu. Netralitas media diartikan bahwa dalam menyampaikan informasi atau pesan kepada khalayak, media seharusnya tidak memihak kepada siapapun. Apabila ada keberpihakan terhadap golongan tertentu maka informasi yang disampaikan kepada khalayak menjadi tidak seimbang. Kita ilustrasikan saja seperti ini: Dalam kampanye pemilihan Presiden beberapa bulan yang lalu, kita tahu bahwa media A memihak kepada calon Presiden X sedangkan media B memihak kepada calon Presiden Y. Apa yang terjadi? Ketidakseimbangan informasi yang diberikan oleh media A dan media B, kedua media ini saling bersaing untuk lebih dominan memberitakan tentang calon Presiden masing-masing. Tidak menutup kemungkinan pula untuk 'saling menyerang'. 

Melihat apa yang terjadi dewasa ini, bagaimanapun media berpihak kepada mereka yang memiliki kekuasaan dan kepentingan. Lalu? Letak netral itu sendiri ada di tangan masyarakat sebagai pengguna media. Kita sekarang berada di era yang disebut sebagai masyarakat informasi. Kebutuhan kita terhadap informasi mengharuskan kita memilih media mana yang ingin kita gunakan sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing. Kamu butuh hiburan? Silahkan cari media yang menghibur. Kamu butuh informasi politik? Silahkan cari media yang menyajikan berita politik. Kamu tidak suka dengan satu media? Jangan ikuti informasi media tersebut. As simple as that kan.. Masyarakat sekarang sudah cukup pintar untuk memilih, membandingkan dan menyaring informasi dari berbagai media baik media cetak, elektronik maupun media baru.

Tidak ada komentar: