Kamis, 30 Juli 2015

penerimaan mahasiswa baru

Hai para blogger atau googler yang kebetulan lagi browsing tempat kuliah asik, seru dan berkualitas, ini dia tempatnya!! STISIPOL Candradimuka sedang membuka Penerimaan Mahasiswa Baru tahun akademik 2015/2016. Buat kamu yang tinggal di Palembang, Sumatera Selatan atau sekitarnya bisa langsung datang ke kawah Candradimuka kita di Jalan Swadaya Sekip Ujung Palembang. Gak sulit kok nyari kampus kita, dan siapa yang gak tau kampus kece satu ini? ^^ kampus pertama di Palembang yang punya jurusan Ilmu Komunikasi, dan punya jurusan lainnya seperti Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Kesejahteraan Sosial dan Ilmu Politik yang pastinya sudah terakreditasi B oleh BAN-PT. Buat kamu yang mau kuliah sambil kerja gak masalah, waktu kerja kamu bisa disesuain dengan pilihan jadwal kuliah yang ditawarkan. Kampus kita juga punya fasilitas Candradimuka TV dan Radio yang bisa bikin kamu eksis se-Palembang anget ini dan pastinya didukung juga dengan fasilitas kampus lainnya yang bikin kamu nyaman dan betah lama-lama belajar di kampus. AYOOO TUNGGU APA LAGI??? Daftarkan diri kamu segera!! Kami tunggu kedatangannya yaaaaaa! ^^v


Kamis, 30 April 2015

perjalanan singkat di Suroboyo

Ternyata tahun 2015 ini sudah masuk bulan ke-empat ya? Rasanya cepat sekali, banyak cerita seru yang sudah dilalui dari awal Januari sampai saat ini. Sibuuuk. Iya, kesibukan mengajar dan kerjaan lainnya bikin saya sedikit menghiraukan blog-apalah-apalah ini. Hee! Saya hanya menyempatkan diri menulis setiap pengalaman seru itu di pocket diary yang selalu saya bawa ke mana-mana. Nah! Khusus pengalaman kali ini, saya ingin menceritakannya di sini. Semoga Anda yang membacanya juga berasa ada di sana, di dekat saya, mengalami hal yang serupa. Haa! Yuk disimak :p

Recently, saya melakukan perjalanan singkat ke Surabaya, ibukota Jawa Timur. Ya, ini pertama kalinya saya menginjakkan kaki di kota Pahlawan tersebut. Sebenarnya ini juga gak terlalu direncanain, karena tujuan utama saya ke sini bukan buat jalan-jalan tapi untuk menghadiri resepsi pernikahan salah satu anggota keluarga saya. Walaupun sesungguhnya niat dalam hati lebih besar ke jalan-jalan sih. Hehehe. Ditambah lagi, saya pengin nyonteng bucket list saya untuk menjelajahi setiap kota yang ada di Indonesia. Yap, impian saya menjadi sederhana, gak harus keliling dunia, keliling Indonesia aja rasanya sudah bikin hati puaaas! Ngikutin wejangan dari mbak Trinity (you-know-her-so-well-lah-ya) kalo jalan ke suatu tempat itu jangan langsung ngjudge "gak ada apa-apa" tapi cobalah ubah menjadi "pasti ada apa-apa nya". Banyak toh yang bisa kita cari dari satu tempat yang "baru" (yang belum pernah kita singgahi). Saya mencoba untuk sedikit membuka minda tentang suatu tempat yang akan saya datangi, pasti ada sesuatu yang menarik untuk diperhatikan. Sederhananya, mungkin kita bisa melihat kebiasaan masyarakat sekitar.

Well, lanjut ceritanya. Hee! Saya mengambil cuti kerja selama 3 hari terhitung tanggal 21 April sampai 23 April. Saya berangkat tanggal 20 jam 6 sore. Tiba di Bandara Juanda sekitar pukul 8 waktu setempat dan disambut dengan hujan yang sedikit lebat. Bandaranya luas dan bentuknya seperti kebanyakan bandara di setiap ibukota Indonesia, tidak terlalu memperlihatkan ciri kota Surabaya. Karena saya tiba pada saat malam hari, maka yang terlihat suasana bandara yang sedikit sunyi. Jarak antara bandara ke tempat tujuan saya dan keluarga malam itu sedikit jauh, karena letak bandara bukan di kotanya tapi agak di pinggiran tepatnya di Sidoarjo. Sesampai di tempat kami menginap, kami langsung bertemu keluarga yang sehari sebelumnya sudah tiba di Surabaya. Ngobrol-ngobrol santai sebentar sambil makan-makan lalu kami istirahat. Menyimpan energi untuk menjelajahi kota Surabaya keesokan harinya. Yehaaa!

Photo taken by me

Esok harinya (21/4) saya dan keluarga mulai menjelajahi kota Surabaya, excited! yes, I'm very excited because every inch of this city remains me of you. *aduh jadi curhaaaat kan!! HAHAHA. Penasaran yaa siapa? nanti deh kapan-kapan saya bakal cerita tentang dia :') oke balik lagi ke cerita awal, jadwal hari kedua ini harusnya menghadiri akad nikah sepupu saya itu tapi berhubung akadnya berlangsung di KUA yang katanya sempit gak bisa menampung orang banyak jadilah niat itu kami batalkan. Dan sepertinya emak-emak ini lebih semangat untuk berbelanja. Namanya juga ngikut emak-emak, mau gak mau saya harus ikutin ke mana mereka melangkah. Padahal pengennya bener-bener menjelajahi tempat-tempat seru di kota Pahlawan ini. Kalo cuma ke mall mah di Palembang juga banyak kan! Yaudah jadilah seharian itu ngiterin Darmo Trade Centre (DTC) dan Tunjungan Plaza. Wosssshhhh! Lumayan pegel juga dan udah bisa ditebak dong ya, keluar dari pintu mall tentengannya banyak sekaleee. Dari DTC kita menuju Tunjungan Plaza, sama aja sih namanya juga tempat belanja kan yaaa tapi agak lumayan gede sih mall satu ini dan lebih anak-muda dibanding DTC. Halah. Belanja di Tunjungan Plaza agak buru-buru karena waktu yang udah mepet karena malemnya mau nghadiri resepsi sepupu saya yang saya ceritain tadi. Resepsi pernikahan kak Ayik dan kak Vivi di Nur Pacific Surabaya berjalan lancar, alhamdulillah. Ini pertama kalinya saya  menghadiri resepsi yang agak berbeda dengan budaya di Palembang. Pengantin perempuan menunggu di pintu masuk tepatnya di meja tamu, berdiri bersama orang tua untuk menyambut para tamu undangan. Saya agak kebingungan pas pertama kali masuk, karena lokasinya di lobby hotel *saya rasa* karena tempatnya yang tidak begitu luas dan menggunakan round table yang jumlahnya sedikit. Suasana ketika itu masih sepi dan kami memilih untuk duduk di meja depan dekat dengan panggung. Ketika acara dimulai, pengantin pria datang dari atas gedung menyanyikan sebuah lagu spesial untuk pengantin perempuan sembari menuju ke atas panggung. Acara berlanjut dengan sedikit pidato dan ucapan terima kasih untuk para undangan, bernyanyi dan menyantap makan malam. Sepenglihatan saya, tamu yang datang juga berganti-gantian mereka langsung menyantap makanan dan kemudian berfoto dengan pengantin. Begitu saja. Bener-bener pengalaman baru supaya nantinya saya gak akan kebingungan lagi kalo menghadiri pesta atau resepsi seperti ini, hehe.

Resepsi Pernikahan kak Ayik & kak Vivi

Tanggal 22/4, meskipun masih lelah menghadiri pesta semalam tapi hari ini kami tetep semangat 45 untuk kembali menjelajahi Suroboyo. Hari ini jadwalnya ke Madura, naik mobil melewati jembatan SURAMADU yang terkenal itu *korban media TV*. Kata guide yang membawa kami ke sana sih di sana gak ada apa-apa, jadi paling yaa kita istilahnya numpang lewat doang hehe. Sesampai di jembatan yang kami lakukan adalah berfoto di tengah-tengah jalan, HAHA. Untungnya suasana jembatan saat itu sedang sepi, karena katanya kalo lagi rame bisa maceeet parah dan kemungkinan kita gak bisa berfoto sesuka hati di tengah jalan begitu. Setelah melewati jembatan kami terus menuju kota kecil, saya lupa namanya apa tapi rasanya belum masuk Madura. Seneng sekali rasanya bisa melihat suasana kota yang kecil tapi penduduknya ramai melakukan aktivitas di luar, setidaknya seperti itu yang saya lihat sejauh mata memandang. Benar saja, kita hanya numpang lewat di sana karena memang tidak ada tujuan yang khusus untuk disinggahi. Hanya saja, ketika perjalanan pulang kami melewati beberapa toko kecil di pinggir jalan yang menjual kain batik khas Madura. Yaaa kan namanya pergi sama emak-emak tadi yaa, jadilah kami singgah sebentar di salah satu toko. Melihat, memperhatikan mana yang menarik dan meraba-raba tekstur kain lalu selanjutnya tawar menawar harga sampai pada kata sepakat untuk membeli. Selanjutnya kami mampir lagi di kedai yang menjual cinderamata khas Madura, dan seperti biasa masing-masing membawa tentengan belanjaan. Lumayan banyak plastik warna-warni itu memakan kapasitas bagasi mobil dan yang pada akhirnya memakan ruang kami untuk bergerak, yaa bisa Anda bayangkan la yaa. Oh ya, dalam perjalan di Madura itu kami juga mampir untuk mencoba bebek Sin**y yang terkenal itu. Kesan saya di kedai makan ini agak kurang bagus, bukan hanya saya sih tapi juga keluarga yang lainnya. Pelayanannya kurang ramah dan kami kurang dihiraukan. Harusnya mereka tau bagaimana menjamu tamu yang tidak menggunakan bahasa daerah mereka, saya rasa juga sudah banyak pastinya tamu dari luar daerah yang singgah. Rasanya juga tidak sesuai ekspektasi saya yang kata orang enak banget, biasa saja menurutku. Masih enakan juga bebek di warung pecel lele deket rumah. Hehehe.Dari Madura kami kembali menuju ke kota Surabaya, diperjalanan itu juga kami singgah di beberapa toko oleh-oleh terutama Wisata Rasa yang pastinya gak boleh dilewatkan. Apalagi kalo bukan buat beli Almond Crispy nya. Yaaaak bertambah lagi barang yang harus dimasukkan ke bagasi mobil, sampai bingung mana barang mana orang. HAHAHA. Sampai di hotel kami istirahat sebentar dan menyusun barang hasil berburu hari ini dan kemudian kembali bersiap-siap untuk menuju rumah kak Vivi. Di sana kami silahturahmi dengan keluarga pengantin perempuan dan sekaligus untuk pamit karena keesokkan harinya kami akan kembali ke Palembang.

Hello Surabaya, Hello Madura!

23 April, hari ini sudah tidak ada jadwal apa-apa. Semua anggota keluarga fokus untuk membereskan barang-barang dan bersiap-siap untuk menuju bandara Juanda. Liburan *ya bisa dikatakan begitu* :p sudah usai, saatnya untuk kembali ke rutinitas seperti biasa. Perjalanan ini menyenangkan, sudah jelas. Namanya juga singgah di tempat yang baru pertama kali kamu datangi pasti ada kesan tersendiri. Melihat dan merasakan zona di luar duniamu itu seperti menemukan sesuatu yang baru yang dapat merubah sudut pandangmu. Semoga akan ada perjalanan-perjalanan baru, seru dan haru lainnya nanti. YAY!