Senin, 20 Januari 2014

r i n d u

"Rindu ini tak pernah salah. Ia hanya tak pernah tersampaikan."

"Rinduku tak bersuara. Ia bernyanyi sendu di dalam hati, menunggu untuk kau ketuk."

"Haruskah rindu ini saling kita sampaikan, agar kita tahu siapa pemilik rindu yang paling kuat."

"Aku ingin melepaskan rindu ini, menerbangkannya dengan bebas. Agar ia tersampaikan tanpa harus kau tahu siapa pemiliknya. Agar kau sadar bahwa ada seseorang di sini yang sedang menunggu rindu itu untuk kembali."

Rabu, 15 Januari 2014

masih tentang rasa

Hari ini aku ingin bercerita. Klasik, ini masih tentang rasa. Entah sudah berapa kali aku jatuh hati pada rasa. Yang aku tahu, rasa datang secara tiba-tiba, mengisi kekosongan, memberi secercah harapan dan melambungkanku ke angan-angan. Namun, rasa selalu berujung menyakitkan. Dengan tega ia menghempaskan mimpi-mimpi yang aku bangun bersamanya. Ahh, aku ini perasa sekali! aku tidak pernah benar-benar tahu, apa yang sesungguhnya terjadi antara aku dan rasa. Aku ragu atas keraguannya yang tampak. Mungkin sudah saatnya untuk pergi. Pergi dari rasa yang selama ini hanya bisa aku raba. Mulai saat ini, aku menyerahkan diri pada kebesaran Tuhan dengan sepenuhnya. Tuhan tahu apa yang terbaik untuk hidupku. Aamiin.