Kamis, 30 Juli 2015

penerimaan mahasiswa baru

Hai para blogger atau googler yang kebetulan lagi browsing tempat kuliah asik, seru dan berkualitas, ini dia tempatnya!! STISIPOL Candradimuka sedang membuka Penerimaan Mahasiswa Baru tahun akademik 2015/2016. Buat kamu yang tinggal di Palembang, Sumatera Selatan atau sekitarnya bisa langsung datang ke kawah Candradimuka kita di Jalan Swadaya Sekip Ujung Palembang. Gak sulit kok nyari kampus kita, dan siapa yang gak tau kampus kece satu ini? ^^ kampus pertama di Palembang yang punya jurusan Ilmu Komunikasi, dan punya jurusan lainnya seperti Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Kesejahteraan Sosial dan Ilmu Politik yang pastinya sudah terakreditasi B oleh BAN-PT. Buat kamu yang mau kuliah sambil kerja gak masalah, waktu kerja kamu bisa disesuain dengan pilihan jadwal kuliah yang ditawarkan. Kampus kita juga punya fasilitas Candradimuka TV dan Radio yang bisa bikin kamu eksis se-Palembang anget ini dan pastinya didukung juga dengan fasilitas kampus lainnya yang bikin kamu nyaman dan betah lama-lama belajar di kampus. AYOOO TUNGGU APA LAGI??? Daftarkan diri kamu segera!! Kami tunggu kedatangannya yaaaaaa! ^^v


Kamis, 30 April 2015

perjalanan singkat di Suroboyo

Ternyata tahun 2015 ini sudah masuk bulan ke-empat ya? Rasanya cepat sekali, banyak cerita seru yang sudah dilalui dari awal Januari sampai saat ini. Sibuuuk. Iya, kesibukan mengajar dan kerjaan lainnya bikin saya sedikit menghiraukan blog-apalah-apalah ini. Hee! Saya hanya menyempatkan diri menulis setiap pengalaman seru itu di pocket diary yang selalu saya bawa ke mana-mana. Nah! Khusus pengalaman kali ini, saya ingin menceritakannya di sini. Semoga Anda yang membacanya juga berasa ada di sana, di dekat saya, mengalami hal yang serupa. Haa! Yuk disimak :p

Recently, saya melakukan perjalanan singkat ke Surabaya, ibukota Jawa Timur. Ya, ini pertama kalinya saya menginjakkan kaki di kota Pahlawan tersebut. Sebenarnya ini juga gak terlalu direncanain, karena tujuan utama saya ke sini bukan buat jalan-jalan tapi untuk menghadiri resepsi pernikahan salah satu anggota keluarga saya. Walaupun sesungguhnya niat dalam hati lebih besar ke jalan-jalan sih. Hehehe. Ditambah lagi, saya pengin nyonteng bucket list saya untuk menjelajahi setiap kota yang ada di Indonesia. Yap, impian saya menjadi sederhana, gak harus keliling dunia, keliling Indonesia aja rasanya sudah bikin hati puaaas! Ngikutin wejangan dari mbak Trinity (you-know-her-so-well-lah-ya) kalo jalan ke suatu tempat itu jangan langsung ngjudge "gak ada apa-apa" tapi cobalah ubah menjadi "pasti ada apa-apa nya". Banyak toh yang bisa kita cari dari satu tempat yang "baru" (yang belum pernah kita singgahi). Saya mencoba untuk sedikit membuka minda tentang suatu tempat yang akan saya datangi, pasti ada sesuatu yang menarik untuk diperhatikan. Sederhananya, mungkin kita bisa melihat kebiasaan masyarakat sekitar.

Well, lanjut ceritanya. Hee! Saya mengambil cuti kerja selama 3 hari terhitung tanggal 21 April sampai 23 April. Saya berangkat tanggal 20 jam 6 sore. Tiba di Bandara Juanda sekitar pukul 8 waktu setempat dan disambut dengan hujan yang sedikit lebat. Bandaranya luas dan bentuknya seperti kebanyakan bandara di setiap ibukota Indonesia, tidak terlalu memperlihatkan ciri kota Surabaya. Karena saya tiba pada saat malam hari, maka yang terlihat suasana bandara yang sedikit sunyi. Jarak antara bandara ke tempat tujuan saya dan keluarga malam itu sedikit jauh, karena letak bandara bukan di kotanya tapi agak di pinggiran tepatnya di Sidoarjo. Sesampai di tempat kami menginap, kami langsung bertemu keluarga yang sehari sebelumnya sudah tiba di Surabaya. Ngobrol-ngobrol santai sebentar sambil makan-makan lalu kami istirahat. Menyimpan energi untuk menjelajahi kota Surabaya keesokan harinya. Yehaaa!

Photo taken by me

Esok harinya (21/4) saya dan keluarga mulai menjelajahi kota Surabaya, excited! yes, I'm very excited because every inch of this city remains me of you. *aduh jadi curhaaaat kan!! HAHAHA. Penasaran yaa siapa? nanti deh kapan-kapan saya bakal cerita tentang dia :') oke balik lagi ke cerita awal, jadwal hari kedua ini harusnya menghadiri akad nikah sepupu saya itu tapi berhubung akadnya berlangsung di KUA yang katanya sempit gak bisa menampung orang banyak jadilah niat itu kami batalkan. Dan sepertinya emak-emak ini lebih semangat untuk berbelanja. Namanya juga ngikut emak-emak, mau gak mau saya harus ikutin ke mana mereka melangkah. Padahal pengennya bener-bener menjelajahi tempat-tempat seru di kota Pahlawan ini. Kalo cuma ke mall mah di Palembang juga banyak kan! Yaudah jadilah seharian itu ngiterin Darmo Trade Centre (DTC) dan Tunjungan Plaza. Wosssshhhh! Lumayan pegel juga dan udah bisa ditebak dong ya, keluar dari pintu mall tentengannya banyak sekaleee. Dari DTC kita menuju Tunjungan Plaza, sama aja sih namanya juga tempat belanja kan yaaa tapi agak lumayan gede sih mall satu ini dan lebih anak-muda dibanding DTC. Halah. Belanja di Tunjungan Plaza agak buru-buru karena waktu yang udah mepet karena malemnya mau nghadiri resepsi sepupu saya yang saya ceritain tadi. Resepsi pernikahan kak Ayik dan kak Vivi di Nur Pacific Surabaya berjalan lancar, alhamdulillah. Ini pertama kalinya saya  menghadiri resepsi yang agak berbeda dengan budaya di Palembang. Pengantin perempuan menunggu di pintu masuk tepatnya di meja tamu, berdiri bersama orang tua untuk menyambut para tamu undangan. Saya agak kebingungan pas pertama kali masuk, karena lokasinya di lobby hotel *saya rasa* karena tempatnya yang tidak begitu luas dan menggunakan round table yang jumlahnya sedikit. Suasana ketika itu masih sepi dan kami memilih untuk duduk di meja depan dekat dengan panggung. Ketika acara dimulai, pengantin pria datang dari atas gedung menyanyikan sebuah lagu spesial untuk pengantin perempuan sembari menuju ke atas panggung. Acara berlanjut dengan sedikit pidato dan ucapan terima kasih untuk para undangan, bernyanyi dan menyantap makan malam. Sepenglihatan saya, tamu yang datang juga berganti-gantian mereka langsung menyantap makanan dan kemudian berfoto dengan pengantin. Begitu saja. Bener-bener pengalaman baru supaya nantinya saya gak akan kebingungan lagi kalo menghadiri pesta atau resepsi seperti ini, hehe.

Resepsi Pernikahan kak Ayik & kak Vivi

Tanggal 22/4, meskipun masih lelah menghadiri pesta semalam tapi hari ini kami tetep semangat 45 untuk kembali menjelajahi Suroboyo. Hari ini jadwalnya ke Madura, naik mobil melewati jembatan SURAMADU yang terkenal itu *korban media TV*. Kata guide yang membawa kami ke sana sih di sana gak ada apa-apa, jadi paling yaa kita istilahnya numpang lewat doang hehe. Sesampai di jembatan yang kami lakukan adalah berfoto di tengah-tengah jalan, HAHA. Untungnya suasana jembatan saat itu sedang sepi, karena katanya kalo lagi rame bisa maceeet parah dan kemungkinan kita gak bisa berfoto sesuka hati di tengah jalan begitu. Setelah melewati jembatan kami terus menuju kota kecil, saya lupa namanya apa tapi rasanya belum masuk Madura. Seneng sekali rasanya bisa melihat suasana kota yang kecil tapi penduduknya ramai melakukan aktivitas di luar, setidaknya seperti itu yang saya lihat sejauh mata memandang. Benar saja, kita hanya numpang lewat di sana karena memang tidak ada tujuan yang khusus untuk disinggahi. Hanya saja, ketika perjalanan pulang kami melewati beberapa toko kecil di pinggir jalan yang menjual kain batik khas Madura. Yaaa kan namanya pergi sama emak-emak tadi yaa, jadilah kami singgah sebentar di salah satu toko. Melihat, memperhatikan mana yang menarik dan meraba-raba tekstur kain lalu selanjutnya tawar menawar harga sampai pada kata sepakat untuk membeli. Selanjutnya kami mampir lagi di kedai yang menjual cinderamata khas Madura, dan seperti biasa masing-masing membawa tentengan belanjaan. Lumayan banyak plastik warna-warni itu memakan kapasitas bagasi mobil dan yang pada akhirnya memakan ruang kami untuk bergerak, yaa bisa Anda bayangkan la yaa. Oh ya, dalam perjalan di Madura itu kami juga mampir untuk mencoba bebek Sin**y yang terkenal itu. Kesan saya di kedai makan ini agak kurang bagus, bukan hanya saya sih tapi juga keluarga yang lainnya. Pelayanannya kurang ramah dan kami kurang dihiraukan. Harusnya mereka tau bagaimana menjamu tamu yang tidak menggunakan bahasa daerah mereka, saya rasa juga sudah banyak pastinya tamu dari luar daerah yang singgah. Rasanya juga tidak sesuai ekspektasi saya yang kata orang enak banget, biasa saja menurutku. Masih enakan juga bebek di warung pecel lele deket rumah. Hehehe.Dari Madura kami kembali menuju ke kota Surabaya, diperjalanan itu juga kami singgah di beberapa toko oleh-oleh terutama Wisata Rasa yang pastinya gak boleh dilewatkan. Apalagi kalo bukan buat beli Almond Crispy nya. Yaaaak bertambah lagi barang yang harus dimasukkan ke bagasi mobil, sampai bingung mana barang mana orang. HAHAHA. Sampai di hotel kami istirahat sebentar dan menyusun barang hasil berburu hari ini dan kemudian kembali bersiap-siap untuk menuju rumah kak Vivi. Di sana kami silahturahmi dengan keluarga pengantin perempuan dan sekaligus untuk pamit karena keesokkan harinya kami akan kembali ke Palembang.

Hello Surabaya, Hello Madura!

23 April, hari ini sudah tidak ada jadwal apa-apa. Semua anggota keluarga fokus untuk membereskan barang-barang dan bersiap-siap untuk menuju bandara Juanda. Liburan *ya bisa dikatakan begitu* :p sudah usai, saatnya untuk kembali ke rutinitas seperti biasa. Perjalanan ini menyenangkan, sudah jelas. Namanya juga singgah di tempat yang baru pertama kali kamu datangi pasti ada kesan tersendiri. Melihat dan merasakan zona di luar duniamu itu seperti menemukan sesuatu yang baru yang dapat merubah sudut pandangmu. Semoga akan ada perjalanan-perjalanan baru, seru dan haru lainnya nanti. YAY!


Selasa, 25 November 2014

netralitas media?

Melipir sebentar ke blog di sela-sela waktu kosong, sekedar ingin memberi opini tentang netralitas media. Mendengar kata netralitas langsung terlintas di benak saya, "tidak memihak". Lalu bagaimana dengan media? sudah pasti itu tentang channel atau saluran yang berfungsi untuk menyampaikan informasi atau pesan kepada individu, kelompok atau masyarakat secara luasnya. Apabila kedua kata tersebut dipadankan sebagai "netralitas media" maka ia memiliki pengertian yang lebih mendalam daripada itu. Netralitas media diartikan bahwa dalam menyampaikan informasi atau pesan kepada khalayak, media seharusnya tidak memihak kepada siapapun. Apabila ada keberpihakan terhadap golongan tertentu maka informasi yang disampaikan kepada khalayak menjadi tidak seimbang. Kita ilustrasikan saja seperti ini: Dalam kampanye pemilihan Presiden beberapa bulan yang lalu, kita tahu bahwa media A memihak kepada calon Presiden X sedangkan media B memihak kepada calon Presiden Y. Apa yang terjadi? Ketidakseimbangan informasi yang diberikan oleh media A dan media B, kedua media ini saling bersaing untuk lebih dominan memberitakan tentang calon Presiden masing-masing. Tidak menutup kemungkinan pula untuk 'saling menyerang'. 

Melihat apa yang terjadi dewasa ini, bagaimanapun media berpihak kepada mereka yang memiliki kekuasaan dan kepentingan. Lalu? Letak netral itu sendiri ada di tangan masyarakat sebagai pengguna media. Kita sekarang berada di era yang disebut sebagai masyarakat informasi. Kebutuhan kita terhadap informasi mengharuskan kita memilih media mana yang ingin kita gunakan sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing. Kamu butuh hiburan? Silahkan cari media yang menghibur. Kamu butuh informasi politik? Silahkan cari media yang menyajikan berita politik. Kamu tidak suka dengan satu media? Jangan ikuti informasi media tersebut. As simple as that kan.. Masyarakat sekarang sudah cukup pintar untuk memilih, membandingkan dan menyaring informasi dari berbagai media baik media cetak, elektronik maupun media baru.

Selasa, 08 Juli 2014

resep mama

Awalnya gak ada niat sama sekali mau update blog, iseng-iseng buka blog sambil nungguin image file yang lagi loading buat dikirim ke temen via e-mail. Saya lagi ngirimin harta karun ke temen saya itu alias resep kuenya mama. Hehe. Jadi ceritanya, semalem ada temen saya yang minta kirimin resep tiramisu-nya mama. FYI, tiramisu mama ini terkenal banget seantero keluarga dan temen-temen saya hehehe. Kue yang wajib ada setiap lebaran atau acara tertentu ini selalu diincar banyak orang, kadang mama sampe bikin dua atau tiga loyang kue. Hihihi. Karena banyaknya permintaan pasar, saya jadi pengen ngshare resep itu ke blog ini juga. Saya sih gak masalah kalo resep ini jadi nyebar ke mana-mana bahkan kalau ada yang ngklaim itu punya mereka. Istilahnya kan ini saya berbagi ilmu, saya ikhlas. Haha berlebih deh yaa! Yuk lah cuss disimak resep kue tiramisu a la ibu Lis..

Hayo silahkan dicoba yaa, semoga berhasil ^^



Selasa, 08 April 2014

dear you.

Aku menulis surat ini untuk seseorang, tapi tidak untuk ia baca :)


Aku ingat hari ini hari apa.
Inginku, agar lupa untuk mengingat.
Sebelas tahun terhitung sejak 2003,
kamu masih menjadi sosok lelaki terbaik yang pernah aku kenal.
Namun, Tuhan tidak menuliskan takdirnya untuk kita.
Kita dipertemukan hanya sebagai bagian dari perjalanan, bukan tujuan.
Tapi bagiku itu sudah cukup.
Darimu, aku belajar untuk ikhlas.
Karena bagimu, mencintai merupakan keikhlasan.
Cukup melalui doa-doa yang kita lafalkan melalui cara kita masing-masing.
Dan hari ini aku berdoa untukmu, untuk hari bahagiamu.
Selamat ulang tahun yang ke-25, AP.
Semoga Tuhan, Nabiku, juga Nabimu, melindungi kita.



 L.D.Y                       


Jumat, 21 Februari 2014

titik terlemah

Semalam aku lagi galau. Tunggu, sebenarnya aku kurang suka dibilang galau. Mungkin lebih tepatnya sedang berada di titik terlemah (sebagai seorang perempuan). Beberapa hari yang lalu aku membaca sebuah ungkapan dari postingan seorang teman. Begini kalimatnya, "Seorang perempuan tidak akan merasa tenang selama ia belum menikah". Aku berpikir sejenak, mungkin ada benarnya. Sadar atau tidak, itulah yang kemudian aku rasakan. Apalagi tahun ini aku akan memasuki usia ke 24 yang mana kebanyakan orang bilang kalau umur segitu sangat baik bagi seorang perempuan untuk menikah. Tapi sayang, saat ini aku sedang tidak dekat dengan siapa-siapa. Baru mau dekat tapi kemudian ia perlahan menjauh. Memang benar, jodoh itu susah dicari. Kita berdiam diri pun ia tidak akan datang dengan sendirinya. Maka pikiran-pikiran buruk itu selalu menghantui setiap harinya, aku merasa tidak tenang. Ditambah lagi tuntutan orang-orang di sekitar kita, orangtua, keluarga dan teman-teman. Yaa beginilah kalau dilahirkan dan dibesarkan dalam budaya kolektif, selalu ada campur tangan orang lain. Fyuuuh, sepertinya aku harus sedikit lebih bersabar lagi. Banyak-banyak berdoa sama Allah SWT, karena hanya dengan izin-NYA lah segala sesuatu itu terjadi termasuk bertemu jodoh dan menikah ^^. Tetap semangat dan terus berpikir positif!

Senin, 20 Januari 2014

r i n d u

"Rindu ini tak pernah salah. Ia hanya tak pernah tersampaikan."

"Rinduku tak bersuara. Ia bernyanyi sendu di dalam hati, menunggu untuk kau ketuk."

"Haruskah rindu ini saling kita sampaikan, agar kita tahu siapa pemilik rindu yang paling kuat."

"Aku ingin melepaskan rindu ini, menerbangkannya dengan bebas. Agar ia tersampaikan tanpa harus kau tahu siapa pemiliknya. Agar kau sadar bahwa ada seseorang di sini yang sedang menunggu rindu itu untuk kembali."

Rabu, 15 Januari 2014

masih tentang rasa

Hari ini aku ingin bercerita. Klasik, ini masih tentang rasa. Entah sudah berapa kali aku jatuh hati pada rasa. Yang aku tahu, rasa datang secara tiba-tiba, mengisi kekosongan, memberi secercah harapan dan melambungkanku ke angan-angan. Namun, rasa selalu berujung menyakitkan. Dengan tega ia menghempaskan mimpi-mimpi yang aku bangun bersamanya. Ahh, aku ini perasa sekali! aku tidak pernah benar-benar tahu, apa yang sesungguhnya terjadi antara aku dan rasa. Aku ragu atas keraguannya yang tampak. Mungkin sudah saatnya untuk pergi. Pergi dari rasa yang selama ini hanya bisa aku raba. Mulai saat ini, aku menyerahkan diri pada kebesaran Tuhan dengan sepenuhnya. Tuhan tahu apa yang terbaik untuk hidupku. Aamiin.

Kamis, 19 Desember 2013

merantau

Belum genap dua bulan aku memakai jubah kelulusan, jubah kebanggaan bagi setiap mahasiswa/i yang baru saja menyelesaikan pendidikannya. Masih lekat di ingatan ini tentang awal perjalanan hidupku untuk memilih menjadi seorang anak rantau. Jauh dari rumah, jauh dari orangtua, jauh dari keluarga dan yang pasti jauh dari tanah air. Banyak hal baru yang aku temui di sana. Semua yang baru ini mengubah aku yang lama, tentunya menjadi aku yang lebih baik.

Kamu tau? kepuasan sebagai anak rantau hanya bisa dirasakan saat kamu kembali ke tanah air. Kamu puas karena pernah merasakan pengalaman yang mungkin tidak semua orang bisa beruntung mengalaminya. Kamu puas karena kamu berhasil bertahan di luar zona nyamanmu. Kamu puas karena kamu mampu berjuang mendapatkan sesuatu yang tidak mudah didapatkan. Kamu puas karena dengan merantau pandanganmu tentang dunia semakin luas.

Alhamdulillah, tidak ada sedikitpun rasa sesal yang hinggap di diri ini karena memilih untuk mengenyam pendidikan di negeri orang. Enam tahun pun terasa begitu cepat. Kalau saja ada kesempatan, aku masih bersedia ditempatkan di luar zona nyamanku. Agar aku mampu mengubah aku yang baru setiap waktunya.

Minggu, 15 Desember 2013

someone who suddenly came into my life

Tanggal 7 Desember, satu hari sebelumnya, untuk ke sekian kalinya, tiba-tiba bapak datang bawa kabar yang sangat mengejutkan. "Jangan marah ya", begitu katanya. Seterusnya percakapan itu bergulir *gak bisa aku ceritain di sini* dan aku bingung meresponnya dengan kata-kata. Bahkan aku terlihat salah tingkah! Hahaha.

Esoknya, ada dua orang tamu yang tak pernah diduga datang ke rumah. Walaupun sebenarnya kita bertetangga tetapi kita gak saling kenal. Lalu, kita berkenalan, bercerita dan semuanya mengalir begitu saja.

Keesokan harinya lagi, aku mulai berkenalan dengan seseorang yang sebelumnya gak pernah aku sangka bakal hadir dalam hidup aku. Entah untuk sesaat atau sampai nantinya. Ini rencana Allah dan Allah juga yang akan menentukan ke depannya. Aku tidak akan pernah tau, sama halnya saat aku tidak tau akan ada seseorang yang tiba-tiba datang seperti ini. Sejauh ini aku hanya menjalaninya seperti biasa.

Seminggu sudah kita berkenalan, bercerita dan mengobrol melalui telefon. Sabtu kemarin, dia datang ke rumah dan bertemu kedua orangtuaku. Semuanya berjalan lurus begitu saja, seolah-olah kita sudah lama saling kenal. Kalau boleh jujur, sejauh perkenalan ini aku bisa menerima kedatangannya. Tapi, hati ini masih belum bisa menyambutnya. Karena hati gak boleh ikut main biar nanti kalau dikecewain gak bakal sesakit dulu. Okesip. Hahaha!

Minggu, 28 Juli 2013

Japanese food

(source: Itazura na Kiss LOVE in Tokyo eps.16end)

Mochiron da ne, Kin-chan! (^▽^✿) that's why I love Japanese food, dan rasanya bukan cuma aku aja. Japanese food emang udah jadi salah satu makanan favorite dunia, semua orang menyukainya. Ya itu dia, mungkin karena presentation dan packaging nya yang cantik bikin semua orang pingin nyoba. Bukan itu aja, it's also delicious and healthy, very good for you. Nyam! (^^)♥


Japanese food

Minggu, 30 Juni 2013

random thoughts

When the world turns its back on me, I definitely turn my back on the world! I would prove that the world needs me ;) I would make a plan to take a trip to somewhere that can give me something, something to look forward. I believe God will protect me because God never turns his back on anyone =)

Rabu, 17 April 2013

cooking cooking

cumi asam manis & salad sayur


Hai! Genki ka? Aku kali ini mau cerita dan berbagi resep nih. Yuk disimak :p

Dua hari yang lalu aku lagi ketiban rajin buat masak. Rencana buat masak yang enak ini udah dipikirin dari malem sebelumnya. Kepikiran buat bikin cumi asam manis dan salad sayur yang sosnya itu resep turunan dari nenek. Aku emang lagi ngidam banget sama salad sayur itu. Pastinya harus nanya-nanya dulu sama mama via bbm, kalo sok tau yang ada malah jadi salad cumi dan sayur asam manis. Hihihi

Pagi-pagi aku pergi ke supermarket di depan apato (gak depan banget sih, lumayan pegel lah kalo jalan) buat beli bahan-bahan yang diperluin. Setelah keliling-keliling, kaget juga ternyata banyak yang aku beli. Termasuk sekarung beras (5kg), karena kebetulan beras lagi abis :( Berasa kayak lagi ng'gym dong, jalan kaki balik ke apato dengan membawa dua kresek besar dan berat, cuaca panas pula. Alhamdulillah masih dikasih kekuatan yaaah... Hehehe kalo bapakku tau aku ngeluh begini aja pasti langsung diceramahin.

Duh kok jadi ngomongin bapak :p

Sesampenya di rumah aku langsung aja berkutat di dapur, mumpung belum mandi jadi sekalian aja dikotorin dulu :p pokoknya dapur sampe ancuuur berantakan! (dilebay-in sih ini). Tapi pas udah kelar, rasaanyaaaa terbayar sudah. Apalagi masakannya memuaskan (s'enggaknya buat aku). NOM!


Ceritanya udahan, sekarang saatnya berbagi resep.



SALAD SAYUR A LA NENEK ROGAYA

Sediakan sayur mayur yang menurut kamu sesuai buat dijadiin salad / sayur yang kamu suka.
Selada, wortel, timun dan tomat
Rebus 4 buat telur (ini untuk porsi satu - dua orang)
Sembari merebus, kentang dipotong tipis-tipis lalu direndam air garam kemudian digoreng dan disingkirkan dulu sementara
Goreng bawang putih sesuai selera
Setelah rebusan telur selesai, putih dan kuningnya dipisah. Kuning telur untuk dijadikan sos, sedangkan yang putih dijadikan campuran sayur nantinya.
Rebusan kuning telur dihancurkan lalu masukkan bawang putih goreng.
Setelah keduanya sama-sama hancur, masukkan saos tomat (1 sdm / secukupnya sesuai selera)
kemudian masukkan cuka / perasan air jeruk secukupnya
merica, garam dan gula pasir juga dimasukkan sesuai dengan selera. Dicicip dulu ya apa rasa asam manisnya udah cukup? kalau belum, tinggal ditambah aja sesuai selera.
Untuk membuatnya menjadi lebih kental, air panas dan tepung maizena diaduk dan kemudian dimasukan ke adonan sos tadi.
Selesai deh. Sayurnya disusun secara bergantian, selada - wortel - timun - tomat - rebusan putih telur kemudian taburkan sos yang sudah dibuat dan terakhir taburkan kentang goreng. Kemudian masukkan lagi selada - wortel - timun - tomat - rebusan putih telur - sos - kentang goreng. Begitu seterusnya sampai habis, tujuannya supaya semua merata dan enak dimakan.

Selamat mencoba yaaaa! ^^

Selasa, 12 Februari 2013

thesis oh.. thesis...

Semester baru bakal dimulai beberapa hari lagi. Fyuh! Terkadang memang pergerakan waktu gak bisa kita rasain sepenuhnya. Tau-tau aja kita udah ada di masa dimana dulu masih kesimpen dalam pikiran kita masing-masing, yap pikiran kita tentang masa depan. Ternyata masa depan yang ada di pikiran kita waktu itu adalah masa-masa yang kita jalani sekarang. Hahaha agak ribet ya? :p

Dulu sebelum mengambil keputusan buat ngelanjutin kuliah S2, aku agak ragu dan takut buat nyelesain babak akhirnya. Maksud aku di sini itu adalah thesis-nya. HAH! Entah kenapa thesis itu seolah-olah jadi hantu yang paling menakutkan dalam hidupku. Aku inget banget pada saat itu aku selalu nyoba buat ngeyakinin diri kalo aku pasti bisa. "Jalanin aja dulu proses belajar di kelasnya, thesis mah urusan belakangan. Nanti kalo udah belajar juga bakal ngerti dan siapa tau dapet inspirasi bakal buat thesis tentang apa". Tapi... aku ternyata salah.....!

Sekarang, babak akhir itu telah datang. Tidak terasa. Maaf, aku ralat ya: TERASA SANGAT CEPAT! *sighs. dan kamu tau? ide itupun tak kunjung datang. Atau malah sebenarnya sudah terlalu banyak pikiran bersliweran di kepala tentang ini itu yaa? jadinya susah banget nentuin mana yang bagus buat dijadiin topik penelitian. Arrrh, stressss!!



Selamat datang masa-masa yang dulu aku nantikan. Mari kita berjuang sama-sama ^^v

Sabtu, 26 Januari 2013

tiramisu

my xesaters *chu!

Sebenernya ide bikin kue tiramisu bareng ini bukan dari aku, tapi dari salah satu teman SMA ku, Puti. Dia emang udah berapa kali makan kue tiramisu bikinan mama setiap lebaranan ke rumah dan dia suka banget, hehehe. Waktu itu sih udah pernah minta resepnya ke mama, tapi ya namanya juga bikin kue lebih enak dipraktekin langsung biar lebih ngerti dan gampang dicoba lagi. So, hari Sabtu kemarin dia semangat banget ngajakin kita praktek bikin tiramisu di rumahku. Ya sekali-kali kita ngumpul gak nghedon, begitu hehehe.

Ternyata seru juga bikin kue bareng mereka. Banyakan ngobrol dan ketawa-ketawa gak jelas sih sebenernya, hehehe. Berkat arahan mama dan tante aku saat itu, semuanya berjalan dengan lancar dan alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan ^^*). Kayaknya next time pengin nyoba resep kue lain deh.

Ohya, gegara ini juga aku jadi ketagihan buat belajar bikin kue. Jadi semangat gitu buat terus mencoba. Sayang aja gitu alat-alat + bahan-bahan kue punya mama yang emang udah siap sedia di rumah gak dimanfaatin. Mumpung lagi nganggur juga, hihihi. Aaakhh kenapa gak dari kemarin-kemarin aja sih ya mikirnya gini? --").

Kamis, 17 Januari 2013

untukmu bapak


LOVE!


Selamat ulang tahun bapak :)
Semoga Allah memberimu kesehatan dan umur yang panjang agar bisa mewujudkan impian sederhanamu, "Aku ingin menghabiskan hari-hari tuaku bermain bersama cucu-cucuku".
Maaf untuk itu, untuk banyak hal yang masih belum bisa aku capai di usiamu yang sudah lebih dari setengah abad ini.
Dan engkau selalu meyakinkan aku bahwa semua ada bagiannya. Aku percaya itu.
Sekali lagi, selamat ulang tahun ayah terbaik (setidaknya bagiku). Aku menyanyangimu lebih dari sekedar kata, pikiran, ucapan dan perilaku. Lebih dari tak terhingga. Lebih dari kata lebih.
Semoga harimu menyenangkan, bapak.


V,
Putrimu satu-satunya.

Kamis, 10 Januari 2013

best partner

love you, mom

Hari ini aku menghabiskan waktu bareng mama. Ini bukan kali pertama atau dalam rentan waktu yang jarang, malah sudah sangat sering. Aku dan mama memang punya hobi yang sama (selayaknya kebanyakan perempuan lain); jalan-jalan, kuliner dan shopping (emang udah keturunan kali ya? hehehe). Jadi ceritanya, jam 3 mama udah pulang ngantor minta izin buat nganterin adek ke airport. Kalau aja aku bisa nyetir, mama gak perlu repot-repot deh :( Karena hari udah sore banget, nanggung kalo mau balik ke kantor, aku ngajakin mama buat makan sushi. Seperti biasa, kalo aku yang ngajak beliau langsung oke aja. Pergi kita! Mama emang partner yang menyenangkan kalo diajak makan hehehe ;) setelah puas nyushi, kita jalan-jalan dulu sekalian mau nyariin kado buat bapak yang sebentar lagi mau ultah. Btw, kenapa susah sekali yaa nyariin kado buat laki-laki? pilihannya sangat terbatas!

Well, sekian dulu postingan kali ini. CU!

Sabtu, 05 Januari 2013

korban film

Nonton film 5 cm emang paling pas kalo nontonnya bareng sama sahabat kita. Biar lebih berasa gitu, siapa tau ter-inspirasi dan hubungan persahabatan kita jadi makin erat. Halaaah, iya gitu? yang ada malah jadi korban film :)) "Kita gak usah ketemuan dulu ya selama satu bulan, nanti bulan depan (habis gajian) kita ketemuan lagi di mall. Makan-makan, karaokean, ngobrol-ngobrol cantik, dll." Ehehehey! Kita ini bukan-anak-gunung lho yaaaa. ^^v #okesip


my chums!

Kamis, 03 Januari 2013

cousins day out

Menunggu seolah-olah udah jadi hal yang biasa buat aku. Hari ini, waktu banyak kebuang gara-gara menunggu. Dimulai dari nonton Habibie & Ainun jam 2 siang. Plan-nya sih gitu, eh taunya dapet tiket yang jam 5. Ternyata rame juga hari ini, padahal hari kerja. Masih banyak juga yang masih mau nonton Habibie & Ainun. Kirain bakal sepi... Jadilah kita nunggu sampe jam 5. Muter sana-sini gak jelas arah dan tujuan. Akhirnya mutusin buat duduk-duduk cantik aja. Eh tapi buat mutusin tempatnya di mana aja susah banget :)) memakan waktu yang cukup lama, bolak-balik, naik turun, dan sampe akhirnya kita ke Mr.Pancake.

QT with my cousins

Sebenarnya kita nonton ber-enam, sekalian sama Tayeng dan temannya (sama anak temannya) yang kebetulan mau nonton Habibie & Ainun juga. Si Luny yang tadinya mau ikut nonton, tapi gak jadi gara-gara gak dapet tiket yang jam 2. Sayang sekali dia ada kuliah malem :( jadinya dia pulang duluan pas kita udah mau masuk theater.

Setelah film selesai, aku masih harus nunggu lagi. Nunggu jemputan hehe. Gini deh emang kalo gak bisa nyetir, ke mana-mana masih harus dianter jemput. Walaupun di Malay udah biasa ke mana-mana sendiri naik transportasi umum tapi kalo di Palembang rasanya beda, menakutkan! Karena udah kecapekan jalan ke sana sini sebelum masuk theater tadi, jadilah nungguin bapak sama mama yang lagi pergi ke dokter -nya duduk di panggung kecil di tengah-tengah mall :)) lumayan satu jam menunggu di situ sambil ngeliatin orang lalu lalang.

Rabu, 02 Januari 2013

jepret!

Menghabiskan hari ini bersama dua orang sepupu kecilku, Lala dan Cukuh, yang sedang menikmati liburan sekolah. Make up, dress up, then JEPRET! :)) gak jelas tapi menyenangkan...


fashion passion
Lala & Cukuh

Hari ini ditutup dengan berjalan-jalan ke PS, nemenin bapak beli Note II. Ihiy! bapakku makin canggih aja, udah ngalah-ngalahin anaknya. Setelah itu kita ke Penang Kafe. Hehe jauh-jauh pulang dari Malay, ujung-ujungnya pengin makan masakan Malay juga. D'oh!